Rupiah Dibuka Melemah Imbas Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed

 


terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak fluktuatif pada perdagangan jelang akhir pekan ini. Pergerakan hari ini merespons pernyataan hawkish (sinyal kenaikan suku bunga) dari pejabat bank sentral Amerika Serikat The Fed.

Mengutip Bloomberg, Jumat (10/9/2021), nilai tukar rupiah dibuka di angka 14.262 per, melemah jika dibandingkan dengan penutupan game slot deposit pulsa perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.252 per dolar AS. Namun menjelang siang, rupiah kembali menguat ke 14.222 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, bergerak di kisaran 14.222 per dolar AS hingga 14.275 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 1,23 persen.

"Dolar AS menguat pasca pernyataan empat pejabat Federal Reserve AS, yaitu Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, Presiden Fed Dallas Robert Kaplan bonus freebet slot, Presiden Fed New York John Williams dan Presiden St. Louis James Bullard yang mengatakan bahwa pemangkasan pembelian obligasi masih dapat dimulai pada tahun ini," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dikutip dari Antara, Jumat (10/9/2021).

Data klaim tunjangan pengangguran di AS turun 35.000 menjadi 310.000 klaim untuk minggu yang berakhir 4 September 2021, level terendah sejak pertengahan Maret 2020.

BACA JUGA : 

10 Jenis Bunga Hias Gantung yang Cantik, Bikin Rumah Lebih Indah


Data tersebut memicu kekhawatiran bahwa akan bergerak lebih cepat untuk melakukan pengurangan stimulus atau tapering.

Selanjutnya pada hari ini, pelaku pasar akan mencari katalis dari rilis data Producer Price Index (PPI) AS pada malam nanti.

 Terkait pandemi, jumlah kasus harian COVID-19 pada Kamis (9/9) bertambah 5.990 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,15 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 334 kasus sehingga totalnya mencapai 138.116 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 10.650 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,89 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 127.829 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 70,32 juta orang dan vaksin dosis kedua 40,36 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Pada Kamis (9/9) kemarin, rupiah ditutup stagnan alias sama dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.253 per dolar AS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Manfaat Meletakkan Tanaman di Dalam Ruangan untuk Kesehatan

Ramuan dari Tanaman Herbal Bantu Tingkatkan Imunitas Selama Pandemi

Transpirasi adalah Penguapan pada Tanaman, Kenali Prosesnya